Aktifitas audit internal sebuah organisasi merupakan proses sistematis untuk menilai kinerja keuangan dan operasional unit-unit yang ada. Pelaksanaannya dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyusunan audit plan, audit program, pelaksanaan audit lapangan, hingga penyusunan hasil pemeriksaan dalam laporan audit.

Dalam tahap audit lapangan, tim auditor internal menggunakan berbagai prosedur untuk memperoleh bukti yang memadai. Salah satunya adalah konfirmasi piutang, yaitu prosedur untuk memperoleh informasi secara langsung dari pihak ketiga mengenai saldo piutang yang tercatat dalam pembukuan unit yang diaudit.

Prosedur ini juga dilakukan oleh Tim Auditor Internal UBAYA dalam audit kinerja keuangan dan operasional pada unit Pusat Konsultasi dan Layanan Psikologi (PKLP) pertengahan semester genap tahun akademik 2025/2026. PKLP sebagai unit strategis yang memberikan layanan psikologi kepada masyarakat juga memiliki aktivitas transaksi dengan berbagai pihak ketiga. Oleh karena itu, pengelolaan piutang menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan bahwa informasi keuangan yang tercatat telah mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

Bagaimana Konfirmasi Piutang Dilakukan?

Tahap pertama adalah mengidentifikasi saldo piutang dan pihak ketiga yang akan dikonfirmasi. Dalam praktik audit, pemilihan sampel dapat mempertimbangkan nilai saldo, umur piutang, materialitas, jumlah transaksi, serta tingkat risiko. Pihak dengan saldo material atau karakteristik berisiko dapat menjadi prioritas untuk dikonfirmasi.

Selanjutnya, auditor menyiapkan dan mengirimkan surat konfirmasi kepada pihak ketiga yang bersangkutan. Surat tersebut memuat informasi mengenai jumlah tagihan yang tercatat dalam pembukuan serta permintaan kepada pihak ketiga untuk memberikan tanggapan apabila terdapat perbedaan data.

Pelaksanaan audit PKLP berdasarkan Surat Penugasan kepada Tim Auditor Internal, Tim Auditor Internal mengirimkan delapan surat konfirmasi, yang meliputi instansi pendidikan dan perusahaan yang masih memiliki saldo piutang kepada PKLP. Konfirmasi dilakukan melalui email. Auditor kemudian menunggu tanggapan dari pihak ketiga. Dalam pelaksanaan di PKLP, hasil konfirmasi diterima setelah satu minggu dan selanjutnya dibandingkan dengan catatan akuntansi PKLP. Apabila terdapat perbedaan antara jawaban pihak ketiga dan catatan pembukuan, auditor melakukan penelusuran lebih lanjut bersama petugas administrasi dan keuangan untuk mengetahui penyebab selisih serta menentukan penyesuaian yang diperlukan.

Mengapa Konfirmasi Piutang Penting?

Konfirmasi piutang memberikan bukti langsung dari pihak eksternal kepada tim auditor, sehingga pemeriksaan tidak hanya bergantung pada informasi berasal dari unit yang diaudit saja. Prosedur ini membantu memastikan keberadaan, keakuratan, dan kelengkapan saldo piutang, sekaligus membantu mengidentifikasi potensi kesalahan pencatatan maupun risiko kecurangan, seperti manipulasi saldo piutang dan penyalahgunaan penerimaan kas. Sedangkan bagi unit yang diaudit, hasil konfirmasi dapat menjadi dasar untuk melakukan rekonsiliasi, memperbaiki administrasi keuangan, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan arus kas.

Dengan demikian, konfirmasi piutang bukan sekadar prosedur pemeriksaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan sistem pengendalian internal. Melalui proses ini, auditor dan unit yang diaudit dapat bersama-sama memastikan bahwa informasi keuangan semakin andal dan mendukung keberlanjutan layanan PKLP kepada masyarakat. (DF, IM)

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *