Dalam upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan, serta pelaksanaan siklus PPEPP, Universitas Surabaya kembali melaksanakan agenda rutin tahunan Audit Terintegrasi  (AT) 2025 yang berlangsung pada tanggal 2–24 Oktober 2025.

Audit Terintegrasi (AT) merupakan bentuk evaluasi menyeluruh atas penjaminan mutu dan kinerja operasional untuk memberikan rekomendasi bagi unit-unit dalam menunjang tercapainya Rencana Strategis (Renstra) universitas.

Tahun ini, Audit Terintegrasi dilaksanakan dengan memadukan metode online dan offline. dengan rincian sebagai berikut:

  1. Audit Melalui Media Daring (Zoom Meeting)

Metode ini difokuskan pada evaluasi berbasis dokumen dan wawancara, yang meliputi:

  • Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi: Mencakup seluruh jenjang (D3, S1, Profesi, S2, dan S3) guna memastikan kesiapan setiap program studi dalam meraih maupun mempertahankan predikat Akreditasi Unggul secara konsisten. Fokus utamanya adalah mengevaluasi penerapan Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan SPMI yang telah disesuaikan dengan kriteria akreditasi terbaru.
  • Audit ISO 21001:2018: Mengevaluasi sistem manajemen organisasi pendidikan dengan ruang lingkup yang mencakup Fakultas, Politeknik, Program Studi (D3, S1, Profesi, S2, dan S3), 15 Direktorat, Sekretariat Rektorat, LPPM, PKLP, serta 8 Layanan Administrasi Fakultas dan 1 Layanan Administrasi Politeknik.
  • Monevin Sasaran Pokok Program (SPP): Menilai pelaksanaan SPP 2024-2025 pada 62 unit kerja penyusun SPP, termasuk unit kerja yang mendapatkan pendanaan Program Inovasi.
  1. Audit Lapangan (Luring/Tatap Muka)

Metode ini difokuskan pada peninjauan fisik dan implementasi standar di lokasi, yang meliputi:

  • Audit Mutu Internal (AMI) Tingkat Universitas:

Melibatkan Pimpinan Universitas beserta Direktorat terkait dengan acuan standar AIPT sebagai langkah strategis dalam penguatan status Akreditasi Unggul institusi.

  • Audit Aset:

Mengevaluasi penyimpanan, perawatan, serta tingkat utilisasi aset pada 62 unit kerja di seluruh lingkup Ubaya agar penggunaan aset berjalan efektif.

  • Audit 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin):

Meninjau budaya kerja pada unit yang telah menyatakan kesiapan implementasi, meliputi Fakultas Kedokteran, Direktorat Perpustakaan, Direktorat Keuangan, serta Direktorat Manajemen Aset dan Pengadaan (MAP).

  • Audit K3: Memastikan standar keselamatan dan kesehatan kerja pada 44 laboratorium di lingkungan Ubaya.
  • Audit ISO 27001:2022: Mengevaluasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada unit spesifik, yaitu Direktorat SIM, DPMAI, MAP, LAUM, dan SDM untuk menjamin perlindungan data institusi.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan closing meeting virtual yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Surabaya, Dr. Benny Lianto, menyampaikan apresiasi sekaligus menekankan pentingnya esensi dari audit ini bagi kemajuan institusi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPMAI, KPM, serta seluruh auditor dan auditee yang terlibat dalam proses penjaminan mutu terintegrasi ini. Perlu dipahami bahwa Audit Terintegrasi bukan sekadar proses administrasi semata, namun juga merupakan proses refleksi akademik dan tata kelola di Universitas Surabaya untuk terus melakukan perbaikan, inovasi, dan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Keberhasilan pelaksanaan Audit Terintegrasi 2025 memperkuat langkah Ubaya dalam menjaga standar kualitas demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan. (SI)

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *