Tel: +62-31-298-1029,1019 | Mail: dpm_ai@ubaya.ac.id


Perlukah TECHNICAL ASISSTANCE bagi “INTERNAL AUDITORS” ?

Latar belakang

Negara kita saat ini sedang berusaha keras untuk menciptakan suatu good corporate governance yang unsur-unsur utamanya adalah acoountability, responsibility, transparency dan fairness, yaitu suatu pemerintahan yang professional dan bersih serta siap untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam Memasuki era pasar bebas atau Asean Economic Community (AEC). Begitu juga pendidikan merupakan suatu komoditas yang mengalami transisi, dari kebutuhan sekunder, menjadi kebutuhan primer masyarakat. Ditengah krisis multi dimensi yang tidak kunjung usai, pendidikan adalah salah satu pilar utama untuk pemberdayaan masyarakat guna menjadi akselerator bagi pengembangan upaya-upaya pembangunan serta mengupayakan terobosan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia melalui pembangunan civil society.

Perguruan tinggi sebagai penyedia sumber daya manusia terdidik, disamping melaksanakan kegiatan tridharmanya, juga dituntut dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan berlandaskan pada High Education Long Term Strategy (HELTS), yaitu peranan perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing bangsa di percaturan dunia, mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui good governance serta senantiasa menjaga “kesehatan” organisasinya. Untuk itu diperlukan berbagai upaya untuk senantiasa memberikan laporan kepada publik secara berkala sebagai salah satu bentuk pertanggung jawaban kepada masayarakat sebagai stakeholders.

Sejalan dengan usaha guna meningkatkan efisiensi, ekonomis dan efektifitas perguruan tinggi yang mengarah pada pendidikan  yang berbadan hukum  sesuai dengan Undang Undang Pendidikan  yang sudah disahkan, peranan manajemen melalu divisi atau satuan internal audit melakukan operasional audit menjadi sangat penting untuk itu diperlukan internal auditors yang memiliki kemampuan, pendidikan khusus, latihan serta pengalaman untuk melaksanakan tugas-tugas secara professional sebagai auditor

  Berpijak dari berbagai fenomena sebagaimana tersebut diatas, setiap perguruan tinggi dituntut melatih auditornya untuk memahami cara-cara mengaudit Biro Direktorat/unit yang melakukan pengelolaan keuangan sehingga bisa memastikan bahwa pengelolahan dilakukan secara transparan serta berkesinambungan. Dan sebagai institusi perguruan tinggi   yang peduli terhadap pelaksanaan HELTS serta commitment tentang perlunya good university governance.

Tujuan kegiatan Technical Assistance:

Ø  Memberikan wacana tentang pentingnya transparansi pengelolaan keuangan perguruan tinggi sebagai salah satu upaya penciptaan good governance.

Ø  Upaya untuk meningkatkan Akuntabilitas, reliabilitas & relevansi dari laporan keuangan bagi pengambilan keputusan pihak pengelola keuangan perguruan tinggi.

Ø  Pembentukan tim internal audit yang capable serta sebagai barometer untuk auditable setiap penerimaan & pengeluaran dana oleh Biro Direktorat/unit Keuangan

Ø  Memberikan wawasan pengetahuan audit yang benar bagi Auditor

Muatan Progam & Pelatihan Technocal Assistance Bagi Auditor:

 

                           
 

Teknik-Teknik Audit

 

Peneliaian Resiko

 

Survey Pendahuluan

 

Program Audit

 

Audit Field Work

 
   

Temuan Audit & Dokumentasi Kertas Kerja

 
   

Konsep COSO, Model COSO, teknik COSO,

audit control menurut COSO DAN Kontrol Operasional

Kontrol untuk mencegah, mendeteksi & memperbaiki, menghilangkan probabilitas.

Tanggungjawab manajemen atas control & sarana untuk mencapai control

Dampak pengaturan organisasi terhadap control internal, pengurangan control organisasi virtual

Dampak regulasi terhadap control & peran auditor internal

Merencanakan penilaian risiko & eksposur, memperluas audit berbasis risiko.

Resiko audit dan komponen-komponen pada audit laporan keuanagan

Penilaian resiko dan kualitas manajemen

Melakukan pengamatan fisik & menyampaikan bagan alir.

Melaporkan hasil survey, menganggarkan survey pendahuluan.

Ruang lingkup audit dari audit ketaatan hingga audit efektivitas

Manfaat program audit yang tepat dan kapan menyiapkan program

Strategi untuk melakukan audit field work

Bahan Bukti Hukum & Bahan Bukti Audit

 

 

Ada2 (dua) fase penting untuk mendukung Technical Assistance bagi Auditor, yaitu:

Phase I: Tahap Perencanaan)

Tahap perencanaan adalah dengan membuat schedul penjadwalan review atau interview yang tidak mengganggu kerja masing-masing bagian dan pembentukan tim internal audit.  

Phase II:Program Kerja : SOP, Manual audit (audit charter)

Yaitu dengan langsung terlibat didalamnya untuk melakukan review, dan latihan membuat manual audit, SOP audit serta melakukan pengamatan pada tempat kerja yang akhirnya akan melakukan simulasi audit, dan evaluasi keseluruhan yang berisi rekomendasi perbaikan-perbaikan

Semoga artikel ini menjadi bermanfaat bagi para calon auditor internal baru. (AS).

Artikel ini telah dibaca sebanyak 300 kali.