Direktorat Penjaminan Mutu dan Audit Internal (DPMAI) Universitas Surabaya (UBAYA) menerima kunjungan benchmarking dari Pusat Pengawasan dan Penjaminan Mutu (P3M) Universitas Dinamika pada Senin, 4 Mei 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Meeting Room A, Lantai 2 Gedung Hubungan Internasional (HI), Kampus II UBAYA Tenggilis.
Dalam kunjungan ini, pihak dari Universitas Dinamika hadir lengkap sebanyak 12 orang, yang terdiri dari Kepala & Staf P3M, Kepala & Staf Management Information System (MIS), serta perwakilan Gugus Penjaminan Mutu dari Fakultas Teknologi dan Informatika, Ekonomi dan Bisnis, serta Desain dan Industri Kreatif. Kunjungan diawali dengan sambutan hangat dan penayangan video profil Universitas Surabaya.
“Terima kasih kepada DPMAI UBAYA yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada kami untuk mengenal dan mempelajari sistem penjaminan mutu serta sistem informasi di sini,” ujar Ir. Hardman Budiardjo, M.Med.Kom., selaku Kepala P3M Universitas Dinamika. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi banding terkait praktik-praktik terbaik penjaminan mutu di UBAYA.
Menanggapi hal tersebut, Direktur DPMAI UBAYA, Dr. Ir. Dina Natalia Prayogo, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas mutu memegang peran krusial dalam menghadapi berbagai tantangan institusi.
“Kami selalu berusaha mewujudkan visi sebagai ‘The First University in Heart and Mind’. Harapannya, apa pun kebutuhan stakeholder terkait standar mutu, mereka akan langsung terpikir untuk menjadikan UBAYA sebagai rujukan utama,” paparnya.
Setelah pemaparan profil tersebut, Ir. Hardman Budiardjo mengapresiasi keterbukaan UBAYA untuk bertukar pikiran. “Banyak hal yang sudah kami lakukan, namun masih membutuhkan peningkatan. Dari pemaparan tadi, kami menemukan banyak poin menarik dari UBAYA yang sekiranya dapat kami dalami lebih lanjut,” jelas Hardman.
Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor I UBAYA, Prof. Dr. rer. nat. Maria Goretti Marianti Purwanto, turut menyoroti pentingnya adaptasi instrumen penjaminan mutu.
“Kita akan selalu mencoba memajukan masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka. Penjaminan mutu dan pengembangan tidak selalu berorientasi pada bidang-bidang khusus saja, melainkan terus dilakukan diskusi dan refleksi untuk menentukan fokus dan tindakan yang paling tepat,” pungkas Prof. Maria.
Selanjutnya, acara ditutup dengan pemberian cenderamata oleh kedua belah pihak dan makan siang bersama. (SI)

No responses yet